Site icon Dewantara

Kenalkan SOYO, Yogurt Ciptaan Mahasiswa UI

Foto: ui.ac.id

Dewantara, Jakarta – Lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) merilis sebuah produk yogurt dengan bahan baku utama susu kedelai bernama SOYO (Soy-Yogurt). Ini berbeda dari yogurt kebanyakan yang biasanya difermentasi dari susu sapi.

Mereka adalah Rena Palupi (mahasiswa FKUI angkatan 2015); Fadlika Harinda (FKUI 2015); Sayyidatul Azizah (FKUI 2015); Indriana Hikmatul Maftukhah (FKUI 2015); dan Muhammad Ilham Dhiya Rakasiwi (FKUI 2016).

SOYO merupakan produk camilan yogurt sehat yang terbuat dari susu kedelai pilihan dengan proses fermentasi yang baik sehingga terjaga kemurnian kandungannya. SOYO diharapkan mampu menjadi camilan sehat pengganti camilan tinggi lemak dan karbohidrat sehingga dapat mengurangi risiko penimbunan kolesterol.

Susu kedelai dipilih menjadi bahan dasar SOYO karena didalam susu kedelai diketahui terdapat kandungan isoflavone yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol total dan LDL (lemak jahat), dengan tidak mempengaruhi kadar HDL (lemak baik) dalam tubuh.

“SOYO adalah produk unggulan bebas kolesterol. Mengkonsumsi SOYO secara rutin dan diimbangi dengan gaya hidup sehat serta olahraga yang teratur, dapat membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh,” ujar Rena Palupi seperti dilansir ui.ac.id.

Produk inovasi yogurt SOYO ini telah meraih beberapa penghargaan. Antara lain sebagai Juara 1 pada Olimpiade Ilmiah Mahasiswa (OIM) UI 2017 dan Juara 3 pada Liga Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UI 2017.

Selain itu, saat ini proposal produk yogurt SOYO terpilih sebagai salah satu program kreativitas mahasiswa yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, untuk selanjutnya akan menjalani periode penilaian sebagai kandidat peserta ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2018 kategori Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) yang akan diselenggarakan September mendatang.

Saat ini, SOYO tersedia dalam dua varian rasa yaitu stroberi dan mangga. Masing-masing varian dibuat dengan mencampurkan potongan buah segar asli tanpa bahan pengawet.

Exit mobile version