Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Kabar

Mendikbud Angkat Bicara Soal Bocah di Bantaeng yang Kebelet Nikah

dewantara.id by dewantara.id
April 19, 2018
in Kabar, Nasional
0
Mendikbud Angkat Bicara Soal Bocah di Bantaeng yang Kebelet Nikah

Remaja di Bantaeng yang memutuskan ingin menikah dini. Foto: tribun

52
SHARES
583
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Dewantara, Cirebon – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi akhirnya angkat bicara soal putusan Pengadilan Agama Bantaeng, Sulawesi Selatan yang membolehkan remaja berusia 15 tahun dan 14 tahun menikah. Padahal sebelumnya Kantor Urusan Agama Kecamatan Bantaeng sempat menolak kedua remaja tersebut.

Menurut Muhadjir, hak kedua anak tersebut tidak boleh hilang meskipun pengadilan sudah memberikan dispensasi untuk menikah.

“Anak walaupun sudah menikah tetap harus mendapatkan pelayanan pendidikan. Tidak ada larangan kalau anak sudah menikah tidak boleh lagi sekolah,” jelas Muhadjir, Selasa (17/4/2018) malam.

Menurut Muhadjir, pernikahan dini memang bukan ranah yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun, ia menegaskan bahwa pernikahan bukanlah halangan bagi seseorang untuk tetap mendapatkan pendidikan sebagai bekal masa depan.

Kata dia, ada berbagai macam jenis pendidikan nonformal dan informal yang bisa menjadi pilihan peserta didik dan warga belajar, jika tidak mendapat jalur formal.

Pengadilan Agama Bantaeng mengabulkan pengajuan dispensasi menikah yang diajukan dua remaja yang masih terhitung siswa kelas II SMP dengan bantuan keluarga. Padahal KUA setempat sudah menolak untuk menikahkan kedua remaja tersebut dengan alasan usia.

Menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan pasal 7 ayat 1, usia perkawinan yang diizinkan yaitu pihak pria sudah mencabai umur 19 tahun dan pihak perempuan mencapai umur 16 tahun.

Tags: bantaengMenteri Pendidikan Muhadjir Effendypernikahan dini
Tweet13Share21Share5Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

March 16, 2026
MWC Cibeber Gelar PD-PKPNU Pertama dengan Khidmat

MWC Cibeber Gelar PD-PKPNU Pertama dengan Khidmat

February 13, 2026
Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

October 6, 2025
LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

August 31, 2025
LAZISNU Kota Cilegon Menebar Manfaat melalui Berbagi Takjil Gratis

LAZISNU Kota Cilegon Menebar Manfaat melalui Berbagi Takjil Gratis

March 23, 2025
Peresmian Ruang Kelas Masa Depan oleh Dirut PT.SPC Raymond, Direktur wilayah EMEA Google for Education Colin dan Staf Khusus Menteri Kemendikdasmen Rowi.

Google dan SPC Luncurkan ‘Ruang Kelas Masa Depan’, Kemdikdasmen, Pemprov Banten, dan KSRG Dukung

March 12, 2025
Sambutlah, Sekolah Negeri Pertama KSRG di Provinsi Banten: SMPN 5 Kota Cilegon

Sambutlah, Sekolah Negeri Pertama KSRG di Provinsi Banten: SMPN 5 Kota Cilegon

February 11, 2025
SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

October 22, 2024
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

March 16, 2026
Perjalanan itu Merubah Manusia

Perjalanan itu Merubah Manusia

March 6, 2026

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version