Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Kabar

Pemerintah Akui Ada Jurang Antara Output Pendidikan Dengan Peluang Mendapat Pekerjaan di Indonesia

dewantara.id by dewantara.id
July 14, 2018
in Kabar, Nasional
0

Ratusan kaum muda terlihat sedang mencari lowongan pekerjaan di salah satu bursa kerja yang diselenggarakan di Depok, Jawa Barat. (Ilustrasi foto: Tribunnews)

48
SHARES
538
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Dewantara.id, Jakarta – Indeks Perkembangan Pemuda atau Youth Development Index (YDI) yang terbaru telah mengungkapkan kesenjangan antara kualitas pendidikan yang diterima oleh anak muda dan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan di Indonesia.

Sekretaris utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Gellwynn Jusuf mengatakan pada hari Jum’at bahwa YDI 2017 telah meningkat pesat menjadi 50,17 dari sebelumnya ada dikisaran angka 47,33 pada tahun 2016.

Diketahui bahwa indeks ini mencakup beberapa aspek yang dianggap penting untuk kemajuan pemuda seperti pendidikan, kesehatan, keselamatan dari kejahatan dan kepemimpinan. Namun, ada yang paradoks dibalik angka kenaikan tersebut.

Sementara partisipasi pemuda dalam mengenyam pendidikan mendapatkan nilai tertinggi dalam indeks, namun, tidak demikian halnya pada tingkat keterserapan kesempatan pekerjaan yang menunjukkan grafik tetap rendah. Demikian paparan dari Bappenas dalam pengumumannya perihal indeks tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan ternyata sebagian besar anak muda Indonesia menerima pendidikan hanya sampai pada level sekolah menengah. “Jadi tidak sampai melalui universitas. Padahal kenyataannya, di Indonesia, sebagian besar kesempatan kerja berada di sektor kerah putih yang membutuhkan tingkat pendidikan yang lebih tinggi,” tambah Gellwyn.

Dia mengatakan pemerintah belum melakukan studi lebih lanjut tentang penyebab ketidakseimbangan antara tingkat pendidikan dengan pekerjaan dalam indeks tersebut. “Ada faktor-faktor lain, seperti infrastruktur, yang dapat meningkatkan peluang kerja karena anak-anak akan dapat berkeliling dan mencari pekerjaan dengan lebih mudah,” kata Gellwynn sebagaimana dilansir dari Jakarta Post, Sabtu (14/07/2018).

Pemerintah, sementara itu, akan terus menganalisis semua data yang terkait dengan YDI karena juga mempengaruhi indeks pembangunan manusia secara keseluruhan, tambahnya. (MZ)

Tags: Indonesiakesempatan kerjakualitas pendidikanpemudaYDI
Tweet12Share19Share5Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

October 6, 2025
LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

August 31, 2025
LAZISNU Kota Cilegon Menebar Manfaat melalui Berbagi Takjil Gratis

LAZISNU Kota Cilegon Menebar Manfaat melalui Berbagi Takjil Gratis

March 23, 2025
Peresmian Ruang Kelas Masa Depan oleh Dirut PT.SPC Raymond, Direktur wilayah EMEA Google for Education Colin dan Staf Khusus Menteri Kemendikdasmen Rowi.

Google dan SPC Luncurkan ‘Ruang Kelas Masa Depan’, Kemdikdasmen, Pemprov Banten, dan KSRG Dukung

March 12, 2025
Sambutlah, Sekolah Negeri Pertama KSRG di Provinsi Banten: SMPN 5 Kota Cilegon

Sambutlah, Sekolah Negeri Pertama KSRG di Provinsi Banten: SMPN 5 Kota Cilegon

February 11, 2025
SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

October 22, 2024
Jelang Pilkada 2024, BAWASLU Jakarta Barat Membuka Rekrutmen 3.452 Pengawas TPS

Jelang Pilkada 2024, BAWASLU Jakarta Barat Membuka Rekrutmen 3.452 Pengawas TPS

September 25, 2024
UNICEF bersama Kemenkes RI Sosialisasikan Helping Adolescent Thrive (HAT) di Kota Cilegon

UNICEF bersama Kemenkes RI Sosialisasikan Helping Adolescent Thrive (HAT) di Kota Cilegon

August 8, 2024
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

October 6, 2025
LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

August 31, 2025

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version