Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Opini

Filosofi Pendidikan KHD untuk Zaman Now

dewantara.id by dewantara.id
September 3, 2023
in Opini
0
Filosofi Pendidikan KHD untuk Zaman Now
33
SHARES
7.4k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Ki Hajar Dewantara (KHD) mengatakan, pendidikan adalah tempat persemaian segala benih-benih kebudayaan yang hidup dalam masyarakat kebangsaan. Penekanan dari pengertian tersebut, pendidikan erat kaitannya dengan kebudayaan. Dan kebudayaan itu dinamis, tidak boleh statis. Pada perkembangannya, pertukaran kebudayaan akan memperkuat identitas masing-masing kebudayaan.

Terkait dengan sifat kebudayaan yang dinamis, maka turunan strategi menggunakan asas perubahan TriKon, yaitu kontuinitas, konvergensi, dan dan konsentris. Kontuinitas berarti bergerak maju & berkelanjutan. Melanjutkan akar nilai budaya yang hakiki dari masyarakat. Konvergensi berarti memanusiakan manusia & memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Sedangkan konsentris berarti menghargai keberagaman & memerdekakan pembelajar. 

TriKon dapat memancing nilai-nilai karakter yang positif bagi peserta didik. Penguatan karakter dalam bentuk budi pekerti; yang mencakup Cipta – Rasa- Karsa. Melalui cipta, rasa dan karsa pendidikan menyentuh pengembangan kompetensi manusia secara holistik. 

Pendidikan yang menyentuh secara holistik akan turun dalam praksis pembelajaran. Sehingga orientasi pembelajaran berbekal model pembelajaran dan pendidik yang memandang peserta didik dengan rasa hormat. 

“Menghamba” pada Anak

Kata menghamba dalam filosofi pendidikan KHD bukan menghamba seperti makhluk menghamba kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Menghamba” di sini konteksnya adalah guru bekerja dan menyelenggarakan pembelajaran semata-mata untuk kepentingan anak atau peserta didik.  Dimana pendidik memposisikan peserta didik, 1) bebas dari segala ikatan; yang artinya tidak ada unsur pamrih kepada guru, 2) dengan suci hati mendekati sang anak; dalam arti mengetahui minat, bakat dan gaya belajar peserta didik, dan 3) tidak meminta imbalan; dimana hak dan kewajiban sebagai profesi pendidik yang sudah ditetapkan oleh peraturan perundangan mengingatkan pendidik bahwa anak-anak yang mereka didik adalah harapan bagi masa depan bangsa. 

Pada zaman now (sekarang, red.), saat teknologi informasi melanda setiap aspek kehidupan masyarakat. Di saat globalisasi dan modernisasi melanda semua institusi negara dan swasta, justru setiap stakeholder pendidikan perlu berhenti sejenak untuk melihat kembali karakter bangsa Indonesia. Bahwa kebangkitan Bangsa Indonesia tentunya berbeda dengan kebangkitan bangsa-bangsa lain. Dan kita memiliki Pancasila dan cita-cita kemerdekaan untuk diwujudkan. Filosofi KHD yang berangkat dari semangat humanisme dan anti kolonialisme dapat menjadi mata air yang jernih.

Ahmad Muttaqin

Tags: Bangsa IndonesiaFilsafat pendidikanKi Hajar DewantaraKurikulum Merdekapendidikan
Tweet8Share13Share3Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Pentingnya Perubahan Kurikulum

Pentingnya Perubahan Kurikulum

January 19, 2024
R.A. Kartini: Simbol Perempuan Priyayi-Jawa Yang Tercerahkan

CATATAN PEREMPUAN ATAS REFLEKSI 21 APRIL

April 20, 2023
NATO Climate Change and Security Action Plan :  Bentuk Responsi Aliansi Militer Terhadap Ancaman Iklim

NATO Climate Change and Security Action Plan : Bentuk Responsi Aliansi Militer Terhadap Ancaman Iklim

October 26, 2021

Relasi Guru dan Murid Berbasis Kesetaraan

August 25, 2020
WFH dan Komitmen

WFH dan Komitmen

June 28, 2020

Kegagalan Bahasa Indonesia Berkomunikasi dengan Rakyat Indonesia

April 19, 2020
Menyelami Masa Revolusi Indonesia lewat Idrus

Menyelami Masa Revolusi Indonesia lewat Idrus

April 18, 2020
Revolusi Indonesia Lewat Layar Lebar

Revolusi Indonesia Lewat Layar Lebar

April 15, 2020
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

October 6, 2025
LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

August 31, 2025

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version