Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Kabar Nasional

Mengajar Tak Kenal Jarak Dan Waktu

Oleh: Hendro Prasetyo

dewantara.id by dewantara.id
July 4, 2019
in Nasional
0
Mengajar Tak Kenal Jarak Dan Waktu

Dirgantara Wicaksono memberikan pembukaan sumber: ig @backpackerteaching

118
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Keresahan harus dituntaskan. Seorang dosen yang cemas melihat pendidikan yang belum merata di penjuru Nusantara. Backpacker Teaching kemudian dibuat dan menjelma menjadi gerakan sosial pendidikan.

Dosen tersebut bernama Dr. Dirgantara Wicaksono. Usianya masih tergolong muda untuk seorang akademisi doktoral. Selain sebagai pengamat pendidikan yang wara-wiri diskusi pendidikan, ia pun punya program mendidik yang diasuh dan menjalar hingga sekarang: Backpacker Teaching.

Diawali dari keresahan, tutur Dirgantara. Kondisi pendidikan di Indonesia, baik sarana, bahan ajar, metodologi pengajaran hingga sumber daya pengajar masih jauh dari kata cukup. Di pulau Jawa yang dianggap pulau paling maju pendidikan pun masih ada anak yang masih belajar beratapkan langit. Tak berlama-lama, sang dosen pun urun mengajak mahasiswanya untuk berkontribusi memperbaiki negeri.

Medio 2016, Backpacker Teaching dibentuk. Ada 15 orang mahasiswa jadi sukarelawan waktu itu. Ketuanya Arief Tirtana (2016-2018) dan Wahyu Wanovian Hidayat (2018-kini). Satu-satunya pendanaan adalah iuran sesama anggota. Maklum, ini organisasi nirlaba. Tak ada topangan dana, meski tak menampik jika ada donator yang mau turut serta.

Kini, awal 2019 anggota sudah mencapai 900-an lebih. Tersebar di 15 propinsi se-Indonesia, dari ujung barat Aceh hingga ujung timur Makassar. Memang masih ada daerah yang belum digapai, tapi menjadi pelecut semangat untuk membantu mencerdaskan anak Indonesia.

Dirgantara menyatakan bangga dengan kontribusi anggotanya yang sebagian besar mahasiswa. Berbagai program dari skala kabupaten, region hingga nasional berjalan tanpa hambatan berarti. Baru-baru ini Backpacker Teaching telah menyelesaikan Proyek Nasional Ke-6 di SDN 02 Ngadas, Jarak Ijo, Malang. Proyek-proyek sebelumnya antara lain diselenggarakan di Bogor, Jogjakarta, Banten, Tegal dan perbatasan Entikong.

Tak hanya soal pengajaran, Backpacker Teaching pun berkecimpung dalam kegiatan sosial lain semisal pemulihan trauma bagi para penyintas pasca gempa Banten dan Lampung. Terkhusus anak-anak penyintas, diberikan pula peralatan sekolah hasil donasi dan pengajaran agar tidak ketinggalan pelajaran sekolah.

Backpacker Teaching sumber: ig @backpackerteaching

Kegiatan rutin pengajaran pula mereka lakukan di tiap wilayah. Ambil contoh di Jakarta. Backpacker Teaching mengajar anak-anak jalanan dan yang tak sekolah di RPTRA Lebak Bulus setiap minggu. Juga kegiatan Taman Baca di daerah Ciputat. Saat Ramadan tiba, organisasi ini melakukan kegiatan pesantren Ramadan di daerah Petamburan dan Pondok Ranji.

Dirgantara berharap program Backpacker Teaching terus lanjut sampai masalah buta huruf dan putus sekolah benar-benar tuntas. Sebagai warga negara sebaiknya tak hanya berpangku tangan pada pemerintah. “Jika bisa berkontribusi, lakukanlah”, ucap lulusan Sejarah UNJ ini.

Tugas pendidikan adalah investasi masa depan. Jangan sampai ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah dan mengalami ketimpangan jurang pengetahuan dengan anak-anak bangsa lain.

Disarikan dari saluransatu.com dan berbagai sumber.

Tweet30Share47Share12Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

October 6, 2025
Peresmian Ruang Kelas Masa Depan oleh Dirut PT.SPC Raymond, Direktur wilayah EMEA Google for Education Colin dan Staf Khusus Menteri Kemendikdasmen Rowi.

Google dan SPC Luncurkan ‘Ruang Kelas Masa Depan’, Kemdikdasmen, Pemprov Banten, dan KSRG Dukung

March 12, 2025
Sambutlah, Sekolah Negeri Pertama KSRG di Provinsi Banten: SMPN 5 Kota Cilegon

Sambutlah, Sekolah Negeri Pertama KSRG di Provinsi Banten: SMPN 5 Kota Cilegon

February 11, 2025
Jelang Pilkada 2024, BAWASLU Jakarta Barat Membuka Rekrutmen 3.452 Pengawas TPS

Jelang Pilkada 2024, BAWASLU Jakarta Barat Membuka Rekrutmen 3.452 Pengawas TPS

September 25, 2024
UNICEF bersama Kemenkes RI Sosialisasikan Helping Adolescent Thrive (HAT) di Kota Cilegon

UNICEF bersama Kemenkes RI Sosialisasikan Helping Adolescent Thrive (HAT) di Kota Cilegon

August 8, 2024
PEMBUATAN PEMBERSIH LANTAI BERBAHAN ORGANIK EKSTRAK SEREH DI LINGKUNGAN PEKUNCEN KOTA CILEGON

PEMBUATAN PEMBERSIH LANTAI BERBAHAN ORGANIK EKSTRAK SEREH DI LINGKUNGAN PEKUNCEN KOTA CILEGON

May 1, 2024
Google Indonesia Mendorong Pemda-pemda di Banten untuk Memaksimalkan Digitalisasi Pembelajaran

Google Indonesia Mendorong Pemda-pemda di Banten untuk Memaksimalkan Digitalisasi Pembelajaran

June 28, 2023
Sambutan Sarat Motivasi dari Bong Welly Swandana di Hadapan Guru-guru SMA Kota Cilegon

Sambutan Sarat Motivasi dari Bong Welly Swandana di Hadapan Guru-guru SMA Kota Cilegon

April 3, 2022
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

Haul Akbar Syech Abdul Qodir Jailani di Link. Palas Berlangsung Semarak

October 6, 2025
LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

LP-NU dan LAZISNU Kolaborasi Gelar Bazar Murah Telur

August 31, 2025

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version