Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Jendela Dunia

Apa yang Mumi Siapkan Dalam Menghadapi Kehidupan Setelah Mati ?

dewantara.id by dewantara.id
May 24, 2018
in Jendela Dunia
0
Apa yang Mumi Siapkan Dalam Menghadapi Kehidupan Setelah Mati ?
106
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Para penduduk Mesir Kuno percaya bahwa pada peristiwa kematian, jiwa seseorang (atau disebut ‘ka’) dapat berlanjut untuk hidup dalam kehidupan setelah mati (afterlife), namun hanya dengan syarat tubuh orang yang mati tersebut diawetkan dalam proses yang disebut “mumifikasi”. Hal itu berarti si ‘jiwa’ dapat pergi ke dunia ‘kehidupan setelah mati’. Berikut bagaimana mempersiapkan perjalanan tersebut.

Siapkan Barang-barang Pribadi

Mumi-mumi yang selama ini telah ditemukan oleh para ahli menjelaskan bahwa mumi-mumi tidak hanya di-mumifikasi seorang diri namun juga beserta harta dan para pelayannya. Lebih jelas, dalam film The Mummy (1999) dan The Mummy Return (2001) yang keduanya disutradarai oleh Stephen Sommers kita menemui tokoh antagonis seorang pendeta Imothep yang dibangkitkan kembali dari tidurnya sebagai mumi. Imothep dalam The Mummy berusaha mencari dan membangkitkan lagi kekasihnya, bernama Anck Su.

Bahkan dalam sekuel The Mummy: Tomb of The Dragon Emperor (2008) yang disutradarai oleh Rob Cohen digambarkan bahwa Emperor Han membawa mati seluruh pasukannya, yang kemudian menjadi terracotta army.

Maka bagi para raja-raja Mesir Kuno dahulu sangat penting untuk membawa harta, pelayan, hewan peliharaan, dan senjata. Benda-benda penting lain juga ada seperti perhiasan atau jimat.

Kalau misalkan raja, ratu, atau presiden zaman now yang mau di-mumifikasi kemungkinan yang dibawa: kursi dan meja kantor, ranjang empuk, tas backpacker, bola basket merk spalding, kepala badan intelejen dan jaket denim!

Pilih Petugas Pembalsem yang Berkualitas

Seorang calon mumi perlu mencari pembalsem (embalmer) yang terbaik. Zaman Mesir Kuno seorang pembalsem memakai topeng srigala (jackal) untuk mewakili Dewa Anubis, sang dewa kematian.

Topeng wajah mumi. Sumber: id.pinterest.com
Pembalsem mewakili Dewa Anubis. Sumber: factanddetails.com

Lalu organ dalam para calon mumi (dalam tahap ini berarti sudah mati ya dianggapnya, kalau ngga susah aja ngebayanginnya.red) akan dikeluarkan dari dalam tubuh. Begitupun organ otak, yang akan dikeluarkan melalui hidung. Tapi tenang, sudah tidak berasa sakit kok, kan sudah mati.

Kalau perlu, cari para pembalsem yang sudah terdaftar dalam daftar kementrian agama setempat. Biar tidak terpapar radikal gitu loh.

Buatlah Jimat Sendiri

Topeng wajah mumi. Sumber: id.pinterest.com
Beberapa contoh jimat zaman Mesir Kuno. Sumber: historyforkids.net

Dilengkapi dengan ‘kekuatan’, jimat yang memiliki magis akan melindungi para mumi dalam perjalanan menuju dunia ‘kehidupan setelah mati’. Membuat jimat biasanya dengan membentuk sebuah batu. Dan jimat itu akan diberikan kepada pembalsem untuk dimasukkan diantara lapisan kain pembungkus mumi.

Buatlah Topeng Wajah

Topeng wajah mumi. Sumber: id.pinterest.com
Topeng wajah mumi. Sumber: id.pinterest.com

Untuk sentuhan terakhir, orang-orang Mesir Kuno menempatkan topeng wajah pada peti mumi, tepatnya di bagian kepala dari peti. Topeng wajah tersebut harus mewakili status si mumi, dan harus terbuat dari kayu, lalu kemudian dilapisi (cartonnage) dengan lapisan khusus yang biasa berbahan dasar papirus atau linen, atau bahkan sekalian saja dilapisi emas.

(A.M.)

Sumber: John Woodward, Necessary Skills and Then Some.. (2014)

 

Tags: Kehidupan Setelah MatiMesir KunoMumiPembalsem
Tweet27Share42Share11Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Mengatasi Dilema  Anak Pindah Sekolah

Mengatasi Dilema Anak Pindah Sekolah

July 16, 2018
Kemenangan Prancis, Kemenangan Imigran Sedunia

Kemenangan Prancis, Kemenangan Imigran Sedunia

July 16, 2018
Neng Koala Book Launch

Neng Koala Book Launch

April 25, 2018
10 Penemuan Terhebat Kekaisaran Romawi

10 Penemuan Terhebat Kekaisaran Romawi

June 26, 2017
10 Senjata Kuno Paling Dahsyat

10 Senjata Kuno Paling Dahsyat

June 5, 2017
Tradisi Hari Pertama Sekolah di Berbagai Negara

Pendidikan di Finlandia

August 19, 2016
Masjid Ramah Anak di Turki

Masjid Ramah Anak di Turki

July 28, 2016
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

March 16, 2026
Perjalanan itu Merubah Manusia

Perjalanan itu Merubah Manusia

March 6, 2026

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version