Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Seni Budaya

A Quiet Place II: Tegang dan Seru Selevel Jurassic Park Lost World dan I’m Legend

dewantara.id by dewantara.id
June 9, 2021
in Seni Budaya
0
A Quiet Place II: Tegang dan Seru Selevel Jurassic Park Lost World dan I’m Legend

Cuplikan adegan dalam A Quiet Place II. Sumber Youtube/Paramount.2021

89
SHARES
993
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Dewantara, Jakarta – Sutradara John Krasinski dan rumah produksi Platinum Dunes menghasilkan film A Quiet Place II yang akhirnya mulai tayang di bioskop-bioskop sejak Mei 2021. Film yang sangat dinantikan dan sempat tertunda penayangannya akibat pandemi Covid19 itu pun merajai box office.

Tegang dan Seru

John Krasinski yang memainkan 3 tugas sejak A Quiet Place (2018), yaitu sebagai sutradara, penulis cerita, dan aktor, membangun suatu rangkaian cerita ‘akhir ummat manusia’ yang disebabkan oleh invasi alien. Interaksi di dalam keluarga Lee Abbot (diperankan John Krasinski) dan Evelyn Abbot (diperankan oleh Emily Blunt) sebagai penyintas terasa natural dan seru karena dikisahkan salah satu anak mereka, yaitu Regan (diperankan oleh Millicent Simmonds) berkebutuhan khusus sebagai tuna-rungu dan di sisi lain alien yang menginvasi bumi sangat sensitif terhadap suara. Garis cerita itu bagaikan – meminjam istilah dalam Bahasa Jawa – “tumbu ketemu tutup”.

A Quite Place II dibuka dengan adegan kota yang sepi, dengan lalu lintas yang sepi dan mobil yang diparkir di pinggir jalan. Lalu suasana itu berubah ketika alien yang peka suara datang ke Bumi diawali pendaratan mereka di Bumi dalam bentuk bola-bola api yang terlihat datang dari langit.

A Quite Place II bercerita tentang keluarga Abbot, yang terdiri dari Evelyn, Regan, Marcus (diperankan oleh Noah Jupe) dan adik bayi, terpaksa harus keluar dari rumah dan lingkungan mereka karena serangan alien peka suara. Serangan sebelumnya membuat rubanah terendam air dan bangunan rumah terbakar. Sisi positifnya, keluarga Abbot jadi mengetahui kelemahan alien peka suara yaitu suara infrasonik. Kondisi ketiadaan tempat tinggal dan keterbatasan persediaan medis membuat keluarga itu berjalan menyusuri jalur rel kereta api dan bertemu dengan penyintas lain, Emmet (Cilian Murphy).

Emmet yang awalnya tidak percaya bahwa ada kesempatan untuk menemukan kelompok penyintas lain menemukan kepercayaan pada keluarga Abbot dan pada dirinya sendiri setelah memahami cara pandang Regan yang tuna rungu dan ditinggal mati ayahnya. Adegan terbaik menurut penulis adalah ketika Regan terbangun lalu menemui dirinya ditinggal sendirian di gerbong kereta, dan kemudian ia menangis karena merasa putus asa.

Perjalanan dari satu adegan aksi ke adegan aksi lain mengingatkan akan film Jurassic Park Lost World (1997), dimana pada Lost World T-Rex yang baru terlepas di Kota San Diego kemudian mengamuk dan mencari anaknya. Bayangkan sosok T-Rex digantikan oleh alien peka suara. Karena alien peka suara juga memburu setiap orang atau setiap suara.

Lalu, proses bertahan hidup atau survival-nya juga mengingatkan pada film I’m Legend (2007) dengan aktor utama Will Smith. Coba bayangkan tokoh Robert Neville (diperankan oleh Will Smith) itu sebagai Emmet di film A Quiet Place II. Neville dan Emmet yang tadinya memandang bahwa tidak ada harapan untuk pulih dari ‘akhir ummat manusia’ kemudian mendapatkan harapan ketika kedatangan orang atau keluarga sesame penyintas.

97 Menit dan Akhir yang Tidak Klimaks

Alur cerita yang bagus dan divisualisasi dengan sangat baik melalui adegan demi adegan berakhir dengan bagian akhir film yang tidak klimaks. Bahkan lebih jauh, adegan akhir film A Quiet Place II seperti mengulang adegan akhir film pertamanya.

Durasi film yang hanya 97 menit juga mendukung akan ada kelanjutan film pada seri ketiga. Dan memang kabar bahwa aka nada film ketiga sebagai spinoff dari saga A Quiet Place pada tahun 2023 nanti. Di luar akting brilian dari Emily Blunt, Noah Jupe, dan Djimon Hounsou, film A Quiet Place II ini memang sedikit kurang membuncah akhirnya.

 

A.M.

Tags: a quiet placeA Quiet Place IIEmely BluntJohn Krasinski
Tweet22Share36Share9Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Suguhan Sekian Semesta dalam Dr.Strange: Multiverse of Madness

Suguhan Sekian Semesta dalam Dr.Strange: Multiverse of Madness

May 11, 2022
Review Serial Hitam: Zombi Masuk Desa

Review Serial Hitam: Zombi Masuk Desa

August 17, 2021
The Falcon and Winter Soldier: Sambutlah “Black Captain America” yang Humanis dan Politis

The Falcon and Winter Soldier: Sambutlah “Black Captain America” yang Humanis dan Politis

June 9, 2021
Ulas Serial ‘Girl From Nowhere: Season 1’: Setan Itu Hanya Menggoda

Ulas Serial ‘Girl From Nowhere: Season 1’: Setan Itu Hanya Menggoda

June 7, 2021
Menyelami Masa Revolusi Indonesia lewat Idrus

Menyelami Masa Revolusi Indonesia lewat Idrus

April 18, 2020
Revolusi Indonesia Lewat Layar Lebar

Revolusi Indonesia Lewat Layar Lebar

April 15, 2020
Mentari di Raja Ampat: Wisata Terestrial Berbasis Konservasi

Mentari di Raja Ampat: Wisata Terestrial Berbasis Konservasi

January 24, 2020
Ulas Film ‘Family’: Tertawa Aneh, Tertawa Cara Juggalo

Ulas Film ‘Family’: Tertawa Aneh, Tertawa Cara Juggalo

November 26, 2019
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

March 16, 2026
Perjalanan itu Merubah Manusia

Perjalanan itu Merubah Manusia

March 6, 2026

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version