Dewantara
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi
Dewantara
No Result
View All Result
Home Kabar Internasional

Uni Eropa dan India Menambah Daftar Negara yang Melarang Terbang Boeing 737 Max 8

dewantara.id by dewantara.id
March 16, 2019
in Internasional
0
Uni Eropa dan India Menambah Daftar Negara yang Melarang Terbang Boeing 737 Max 8

Pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang dimiliki oleh Ethiopian Airlines. sumber: bbc.com

77
SHARES
859
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Dewantara, Uni Eropa dan India telah melarang tipe pesawat Boeing 737 Max memasuki wilayah udara mereka demi menjamin keselamatan penumpang.

Uni Eropa dan India bergabung Bersama daftar Panjang sejumlah negara dalam melarang sementara (suspending) jenis pesawat tersebut, dan termasuk di dalamnya Inggris.

Hal itu dilakukan setelah kecelakaan jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines pada Ahad (3/3/2019) yang menewaskan 157 orang yang berada di dalam pesawat. Dan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan fatal yang melibatkan model 737 Max 8 dalam rentang waktu kurang dari lima bulan.

Pihak berwenang AmerikaSerikat (AS) mengatakan bahwa pesawat  jenis 737 Max 8 masih tetap aman untuk terbang. Meskipun demikian, Asosiasi Flight Attendant AS (CWA) meminta Otoritas Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration-FAA), “untuk sementara, ground (melarang terbang; pen.) armada 737 Max yang ada di AS karena besarnya kekhawatiran.”

Kementrian Penerbangan Sipil India pada Rabu (6/3/2019) mengumumkan bahwa mereka akan melarang terbang pesawat-pesawat Boeing 737 , ‘secepatnya’. Lembaga tersebut menyatakan “Pesawat-pesawat akan dilarang terbang sampai diadakan modifikasi yang sesuai dan upaya keselamatan diambil demi memastikan keselamatan operasi penerbangan.”

Langkah yang diambil oleh India merupakan hal yang serupa dengan keputusan Komisi Keselamatan Penerbangan (Aviation Safety Agency-ASA) Uni Eropa yang mengatakan bahwa mereka suspending (melarang sementara; pen.) sebagai “tindakan pencegahan”.

Lebih awal pada hari Rabu (6/3/2019) yang sama, Otoritas Penerbangan Sipil (Civil Aviation Authority (CAA) Inggris menyatakan melarang pesawat-pesawat yang sama, dengan demikian bergabung juga dengan Tiongkok.

Para penyelidik menemukan kembali rekaman penerbangan dari pesawat Ethiopian Airlines dan saat ini sedang memeriksa data untuk menentukan penyebab jatuhnya pesawat.

ASA Uni Eropa menyatakan, “Investigasi kecelakaan saat ini sedang berlangsung dan masih terlalu dini untuk menggambarkan suatu kesimpulan tentang penyebab kecelakan.”

CAA Inggris menyatakan perintahnya akan tetap di tempatnya sampai pemberitahuan lebih lanjut. Termasuk di dalam pernyataan bahwa lembaga tersebut belum memiliki “informasi yang cukup” dari flight data recorder tentang kecelakaan fatal itu.

Tui Airways dan Norwegian Air, keduanya mengoperasikan Boeing Max 8 di Inggris sebagai bagian dari armada mereka. Penerbangan One Turkish Airlines ke Kota Birmingham terbang balik dan kembali ke Istanbul. Dan pesawat Norwegian Air dari Stockholm menuju Tel Aviv kembali ke Rumania.

Pernyataan Tui mengkonfirmasi bahwa pesawat 737 Max 8 mereka dilarang terbang. “Setiap pelanggan yang akan terbang hari ini (Rabu; pen.) menggunakan 737 Max 8 dari liburan mereka akan diterbangkan dengan pesawat lain.” dalam pertanyaannya. “Pelanggan yang akan bepergian dalam hari-hari yang akan datang diterbangkan dengan pesawat lain.”

Norwegian menyatakan maskapai mereka juga melarang sementara penerbangan yang menggunakan 737 Max 8 dan meminta maaf terhadap penumpang akan ketidaknyamanan.

Pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang dimiliki oleh SpiceJet. sumber: boardingarea.com

Maskapai SpiceJet dari India yang diperkirakan memiliki 13 unit pesawat Boeing 737 Max 8 dalam armadanya, telah melarang terbang pesawat-pesawat tersebut. (BBC News)

A.M.

Tags: Boeing 737 Max 8Ethiopian AirlinesIndiaKecelakaanMelarang TerbangUni Eropa
Tweet19Share31Share8Share
dewantara.id

dewantara.id

Related Posts

Menghilangkan Kecemasan Pekerjaan Dalam Waktu Libur

Menghilangkan Kecemasan Pekerjaan Dalam Waktu Libur

January 4, 2020
PFL Championship 2019: Kayla Harrison Merebut Sabuk Kelas Ringan Wanita dan Uang Sejuta Dollar

PFL Championship 2019: Kayla Harrison Merebut Sabuk Kelas Ringan Wanita dan Uang Sejuta Dollar

January 1, 2020
Penembakan Di Pangkalan Angkatan Laut  Amerika Serikat, 3 Orang Tewas

Penembakan Di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat, 3 Orang Tewas

December 7, 2019
Bagaimana membuat perbincangan menarik? (Bagian 1)

Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 5-Habis)

June 1, 2019
Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 4)

Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 4)

May 14, 2019
Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 3)

Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 3)

May 7, 2019
Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 2)

Bagaimana Membuat Perbincangan Menarik? (Bagian 2)

May 6, 2019
Bagaimana membuat perbincangan menarik? (Bagian 1)

Bagaimana membuat perbincangan menarik? (Bagian 1)

May 3, 2019
Load More

Tentang Kami

Dewantara adalah situs informasi seputar kebudayaan khususnya lingkup pendidikan. Berisi artikel, berita, opini dan ulasan menarik lainnya. Dihuni oleh para penulis dan praktisi berpengalaman.

E-mail: jejaringdewantara@gmail.com
Yayasan Bintang Nusantara

Follow Us

Category

  • Advetorial
  • Dari Anda
  • Galeri
  • Garis Waktu
  • Internasional
  • Jejak
  • Jendela Dunia
  • Kabar
  • Kakiku
  • Komunitas
  • Mahasiswa
  • Nasional
  • Opini
  • Praktisi
  • Profil
  • Sains
  • Seni Budaya
  • Siswa
  • Sosok
  • Tips
  • Uncategorized

Popular

  • SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    SMPN 5 Cilegon Serius untuk Jadi Sekolah Rujukan Google

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • “Bahasa Melayu Sebagai Lingua Franca Masa Kurun Niaga”

    34 shares
    Share 14 Tweet 9

Recent News

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

Dakwah di Pinggir Jalan: Konsistensi LAZISNU Cilegon dalam Berbagi Takjil

March 16, 2026
Perjalanan itu Merubah Manusia

Perjalanan itu Merubah Manusia

March 6, 2026

© 2018 Dewantara.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Advetorial
  • Sosok
  • Jejak
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Komunitas
  • Sains
  • Redaksi

© 2018 Dewantara.id

Go to mobile version